Perubahan mendasar dan totalitas berdasarkan Al Quran & Sunnah

Gagal Itu Indah

Tidak usah berteriak “Hah?!” membaca judul tulisan ini, atau berpikiran kalau saya hanya berusaha menghibur. Tidak begitu. Saya juga tidak meminta kamu untuk menghilangkan kesedihan atau perih, ketika kamu mengalami kegagalan. Tidak diterima di sekolah  favorit, atau universitas, ulanganmu ‘kebakaran’, dan seabrek-abrek kegagalan lainnya. Perasaan sedih dan menangis, itu adalah fitrah manusia. Allah karuniakan itu kepada kita sebagai sebuah cara untuk melepaskan beban hidup. Tidak apa-apa kita menangis.

Perasaan ‘sakit’ dan sedih ketika gagal juga menjadi sebuah tanda kepada kita bahwa kita adalah remaja yang normal, yang menginginkan keberhasilan dan kebahagiaan. Ketika itu tidak tercapai kita pun terluka, sedih dan menangis. Berarti kita masih ingin mencapai keinginan kita. Bukankah itu bagus?

Banyak orang yang salah bersikap ketika menghadapi kegagalan. Mereka kemudian malah melepas segala usaha dan impian mereka. Tanpa mau mengulanginya lagi dan mempelajari kesalahannya. Mereka berhenti. Malah ada yang berhenti dari bercita-cita karena takut gagal dan tidak tahan menanggung kesedihan. Ketika SMU saya memiliki seorang kawan, kakak kelas yang tidak naik dan akhirnya satu kelas dengan saya. Ia menjadi minder dan nyaris hilang kepercayaan dirinya. Waktu itu saya hanya bisa bilang, “Jangan putus asa, yang penting usaha, belajar saja apa yang kita bisa, Allah membalas usaha kita, bukan hasilnya.” Alhamdulillah, kami lulus bersama-sama. Terakhir saya dengar ia sudah bekerja di satu institusi pemerintah.

Bayangkan, kalau setiap orang yang gagal begitu saja melepas cita-cita mereka, pastinya dunia kemajuan di dunia ini. Thomas Alva Edison puluhan kali gagal mendapatkan lampu pijar, tapi ia tidak putus asa. Jurnalis senior Rosihan Anwar, budayawan Emha Ainun Najib sudah kenyang dengan penolakan atas tulisan mereka. Buku laris Chicken Soup for The Soul karya … ditolak oleh banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan oleh … dan laris manis. Bahkan Rasulullah saw. saja berdakwah selama 13 tahun di Mekkah dan hanya punya 70 pengikut. Bahkan di Thaif beliau mengalami pengusiran dan pelemparan batu.

So, jangan lepas cita-cita dan keinginanmu. Kegagalan itu indah. Kegagalan itu adalah tantangan yang harus ditaklukkan, bukan sekedar ditangisi. Tanpa kegagalan dan kesalahan, kita tidak tahu bagaimana caranya menjadi orang benar dan berhasil. Masih tidak percaya? Mari kita lihat; misalkan kamu gagal mendapatkan nilai memuaskan waktu ulangan fisika dan harus mengikuti remedial, maka inilah langkah yang seharusnya kamu lakukan;

ü  Kamu akan mempelajari lagi soal ulangannya,

ü  Kamu akan melengkapi lagi catatanmu untuk bahan remedial

Jalan menuju ke roma itu banyak,

Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan; tidak

mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi

apa-apa. (Denis Waitley)

Kolonel Sanders memulai usahanya ketika dia berumur 60 tahun,
dan mulai meraih sukses yang menyeluruh dalam usaha KFC.
Hal utama bukanlah usia, apakah terlalu tua atau terlalu muda,
melainkan keinginan untuk terus bermimpi, dan keberanian untuk
menyadarinya.

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan. Suatu saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang

merugikan IBM senilai jutaan dollar. Sang pegawai yang

dipanggil ke kantor Watson, berkata “Anda pasti menghendaki

saya mengundurkan diri.” Jawab Watson, “Anda pasti bercanda.

Saya baru saja menghabiskan 10 juta dollar untuk mendidik

anda…”

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang

terjadi, termasuk kesalahan. Bila anda membuat sebuah

kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan kembali

keping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana

hal itu bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru anda itu.

(submitted by Anna Maria S., anna.maria@s…)

Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang

berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka

yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya.

(John Charles Salak)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s